Begini Banyaknya Air Yang Diperlukan Tubuh Saat Puasa

Stylesphere – Menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa Ramadan sangat penting, terutama dalam hal asupan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Dehidrasi dapat mengganggu kelancaran ibadah puasa, menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti sakit kepala, kelelahan, dan gangguan konsentrasi.

Menurut Hermina Hospitals (Selasa, 4 Maret 2025), tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi saat berpuasa karena tidak mendapatkan asupan cairan selama beberapa jam. Untuk mengatasinya, disarankan menggunakan metode 8 gelas air per hari, yaitu:

  • 3 gelas saat sahur
  • 2 gelas saat berbuka
  • 2 gelas setelah berbuka
  • 1 gelas sebelum tidur

Selain minum air putih, konsumsi makanan yang mengandung banyak air seperti sayur dan buah juga membantu menjaga hidrasi tubuh. Sebaliknya, hindari minuman berkafein seperti kopi, teh, soda, dan minuman berenergi, karena bersifat diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine dan mempercepat kehilangan cairan tubuh.

Manfaat Minum Air untuk Metabolisme

Mengutip Times of India, minum air putih dapat meningkatkan metabolisme tubuh melalui mekanisme termogenesis yang diinduksi oleh air. Hidrasi yang baik juga membantu metabolisme lemak serta mengendalikan nafsu makan, meskipun efeknya terhadap penurunan berat badan tidak terlalu besar.

Minum air dingin diketahui dapat membakar kalori tambahan, tetapi penurunan berat badan yang signifikan tetap memerlukan pola hidup sehat, termasuk pola makan yang seimbang dan olahraga teratur.

Metabolisme mencakup berbagai reaksi kimia dalam sel tubuh, yang berperan dalam mengubah makanan menjadi energi, menjaga keseimbangan suhu tubuh, dan membantu proses pencernaan serta pembuangan zat sisa.

Dengan menjaga hidrasi yang optimal selama Ramadan, tubuh dapat tetap bugar dan ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih lancar.

Perawatan Ekstra Untuk Tubuh Selama Puasa

Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, memastikan asupan nutrisi yang cukup selama sahur juga merupakan salah satu cara menjaga kesehatan selama berpuasa. Sahur berperan penting dalam menyediakan cadangan energi yang dibutuhkan tubuh sepanjang hari.

Tips Memilih Makanan Sehat untuk Sahur

Agar energi bertahan lebih lama, disarankan untuk mengonsumsi makanan berserat tinggi, seperti buah dan sayur. Selain itu, pilihlah karbohidrat kompleks sebagai sumber energi yang lebih stabil, seperti:

  • Nasi merah
  • Roti gandum utuh
  • Oatmeal
  • Kentang
  • Pasta

Beberapa penelitian juga merekomendasikan makanan tinggi protein dan lemak sehat, seperti telur, alpukat, dan kacang-kacangan, karena penyerapan nutrisinya lebih lambat, sehingga membantu menjaga cadangan energi lebih lama sepanjang hari.

Makan sahur dalam porsi yang cukup juga dapat membantu mencegah rasa mengantuk berlebihan di siang hari.

Makanan yang Dianjurkan saat Berbuka Puasa

Saat berbuka, mulailah dengan air putih dan sedikit makanan manis untuk mengembalikan energi tubuh secara perlahan.

Salah satu pilihan terbaik adalah tiga butir kurma, karena:
Sumber energi alami
Tinggi serat, baik untuk pencernaan
Membantu menghindari lonjakan kadar gula darah secara drastis

Dengan memperhatikan pola makan sehat saat sahur dan berbuka, tubuh akan tetap kuat dan bugar dalam menjalani ibadah puasa dengan optimal.

Leave a Reply:

Your email address will not be published. Required fields are marked *