Lakukan Amalan Ini Ketika Mempunyai Masalah Yang Sangat Rumit
Stylesphere – Setiap orang pasti menghadapi masalah dalam hidup, baik yang ringan maupun yang terasa begitu berat hingga tampak mustahil diselesaikan.
Dalam situasi seperti itu, banyak yang merasa buntu dan tidak tahu harus berbuat apa. Mereka mencoba berbagai cara, tetapi tetap tidak menemukan jalan keluar.
Pendakwah Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat (UAH), menjelaskan bahwa ada amalan-amalan tertentu yang dapat menjadi perantara untuk mempermudah persoalan yang rumit.
“Bila Anda punya permohonan yang sulit, yang tampaknya mustahil, carilah amalan yang tidak biasa dan tidak mudah dikerjakan,” ujar UAH dalam ceramahnya yang dikutip dari kanal YouTube @bangkit_channel.
Menurutnya, kunci dikabulkannya doa adalah melakukan amalan yang jarang dilakukan oleh orang lain.
“Misalnya, saat kebanyakan orang tertidur, kita bangun untuk tahajud. Ketika orang lain menikmati makanan, kita berpuasa sunnah. Saat orang sibuk membaca berita, kita memilih membaca Al-Qur’an,” jelasnya.
Jalan Keluar

Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengutip sebuah ayat dalam Al-Qur’an yang menekankan pentingnya mencari jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَابْتَغُوْٓا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ سَبِيْلِهٖ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ٣٥
Yâ ayyuhalladzîna âmanuttaqullâha wabtaghû ilaihil-wasîlata wa jâhidû fî sabîlihî la‘allakum tuflihûn
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, carilah wasilah (jalan untuk mendekatkan diri) kepada-Nya, dan berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya agar kamu beruntung.” (QS. Al-Ma’idah: 35)
Menurut UAH, ayat ini mengajarkan bahwa setiap muslim harus meningkatkan ketakwaan dan berusaha mencari cara untuk mendekatkan diri kepada Allah agar doa dan harapan mereka dikabulkan.
Seseorang yang menginginkan pertolongan Allah tidak bisa hanya diam tanpa usaha. Harus ada pengorbanan dalam bentuk amalan yang jarang dilakukan oleh kebanyakan orang.
Misalnya, bagi yang menginginkan kelapangan rezeki, memperbanyak sedekah bisa menjadi jalan. Sementara itu, seseorang yang menginginkan ketenangan hati dapat meningkatkan bacaan Al-Qur’an dan memperbanyak dzikir.
Minta Dengan Tulus Hati
Bahkan dalam kehidupan para nabi dan ulama terdahulu, mereka selalu mengandalkan ibadah sebagai cara menghadapi masalah yang besar.
UAH mengingatkan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan usaha seorang hamba yang sungguh-sungguh berjuang di jalan-Nya.
Mereka yang bersungguh-sungguh dalam ibadah akan merasakan keajaiban dalam hidupnya, karena Allah selalu menepati janji-Nya.
Ketika doa terasa belum dikabulkan, bukan berarti Allah tidak mendengar, tetapi bisa jadi Allah sedang menyiapkan sesuatu yang lebih baik.
Kadang kala, seseorang merasa doa mereka lambat terkabul, padahal Allah sudah mengabulkannya dalam bentuk lain yang lebih bermanfaat.
Oleh karena itu, UAH mengajak setiap muslim untuk terus berusaha dan tidak menyerah dalam berdoa serta meningkatkan kualitas ibadah.
Dengan begitu, setiap masalah yang datang tidak akan menjadi beban yang menyesakkan, melainkan sebagai jalan untuk lebih dekat kepada Allah.
Sebab, semakin besar ujian yang dihadapi, semakin besar pula peluang seseorang untuk mendapatkan pertolongan dan kemuliaan dari Allah.