Ini Dia Jadwal Untuk Membaca Qunut Witir
Stylesphere – Banyak Muslim melaksanakan sholat Witir di awal waktu saat bulan Ramadan, yakni setelah sholat Isya dan Tarawih. Hal ini berbeda dengan hari-hari biasa, di mana sholat Witir sering dijadikan sebagai penutup sholat malam.
Menurut Pengasuh LPD Al Bahjah, KH Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya), sholat Witir tidak harus selalu dilakukan setelah menunaikan sholat-sholat malam. Witir boleh dikerjakan lebih awal, kemudian seseorang tetap dapat melaksanakan sholat sunnah lagi jika bangun di malam hari.
“Jangan seperti sebagian orang yang salah paham. Dipikir sholat Witir adalah sholat penutup dan kalau bangun malam gak boleh sholat lagi. Itu salah paham,” jelas Buya Yahya, dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Kamis (13/3/2025).
Buya Yahya menegaskan, jika seseorang sudah sholat Witir sebelum tidur, lalu ia terbangun di malam hari, maka boleh melaksanakan sholat sunnah sebanyak yang diinginkan.
“Jadi, kalau Anda sudah Witir di awal waktu sebelum tidur, kemudian tertidur dan bangun, boleh sholat (sunnah) sebanyak-banyaknya,” lanjutnya.
Qunut Witir di Separuh Akhir Ramadan
Pada separuh terakhir bulan Ramadan, sebagian Muslim membaca doa qunut dalam sholat Witir, mirip seperti qunut dalam sholat Subuh. Doa qunut ini dibaca saat i’tidal pada rakaat terakhir sholat Witir.
Lalu, kapan tepatnya qunut Witir separuh terakhir Ramadan mulai dibaca dan bagaimana hukumnya? Simak penjelasannya berikut ini.
Dalil Qunut Witir di Separuh Akhir Ramadan

Salah satu dalil yang menjadi dasar pembacaan qunut pada rakaat terakhir sholat Witir di bulan Ramadan adalah perkataan sahabat Nabi (atsar) berikut:
أن عمر بن الخطاب جمع الناس على أبي بن كعب فكان يصلي لهم عشرين ليلة ولا يقنت الا في النصف الباقى من رمضان. رواه أبو داود
Artinya: “Sesungguhnya Umar Ibn Khattab mengumpulkan masyarakat untuk sholat Tarawih bersama (dengan imam) Ubay Ibn Ka’b. Maka beliau sholat Tarawih bersama mereka selama 20 malam, dan beliau tidak membaca doa qunut kecuali pada separuh yang kedua (mulai malam ke-16 Ramadan hingga seterusnya).” (HR. Abu Dawud).
Kapan Qunut Witir Ramadan Mulai Dibaca?
Berdasarkan hadis ini, doa qunut Witir mulai dibaca pada malam ke-16 Ramadan. Tahun ini, malam ke-16 Ramadan jatuh pada Sabtu, 15 Maret 2025 malam.
Biasanya, petugas bilal di masjid akan mengumumkan bahwa pada rakaat terakhir sholat Witir, imam akan membaca doa qunut. Praktik ini telah menjadi tradisi di banyak komunitas Muslim, khususnya dalam mazhab Syafi’i.
Hukum Qunut Witir di Separuh Akhir Ramadan

Mengutip NU Online, para ulama mazhab Syafi’i menghukumi sunnah membaca doa qunut pada rakaat terakhir sholat Witir di separuh akhir Ramadan.
Sebagian ulama ada yang membolehkan qunut sepanjang Ramadan, namun pendapat yang paling kuat dalam mazhab Syafi’i adalah qunut hanya dikhususkan pada separuh akhir Ramadan.
Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menuturkan:
ويستحب القنوت عندنا في النصف الأخير من شهر رمضان في الركعة الأخيرة من الوتر، ولنا وجه: أن يقنت فيها في جميع شهر رمضان، ووجه ثالث: في جميع السنة، وهو مذهبُ أبي حنيفة، والمعروف من مذهبنا هو الأوّل
Artinya: “Menurut kami, disunnahkan membaca doa qunut pada rakaat terakhir sholat Witir di separuh akhir Ramadan. Ada pula dari kalangan kami (Syafi’iyyah) yang berpendapat bahwa qunut disunnahkan sepanjang Ramadan. Sementara itu, pendapat lain menyatakan bahwa qunut dianjurkan di semua sholat sunnah, sebagaimana dalam mazhab Abu Hanifah. Namun, yang paling kuat dalam mazhab kami adalah pendapat pertama, yaitu membaca qunut hanya pada separuh akhir Ramadan.”
Dengan demikian, qunut Witir mulai dibaca pada malam ke-16 Ramadan, mengikuti pendapat yang lebih kuat dalam mazhab Syafi’i.